oleh

Sosialisasi, Cornelis Ajak Peran Partisipatif Semua Pihak Bersinergi Sukseskan Pemilu 2024

LANDAK KALBAR, TRANSTV45.COM||  Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Daerah Pemilihan Kalimantan Barat 1 Drs. Cornelis, M.H Bersama Bawaslu RI mensosialisasikan pengawasan penyelenggaraan Pemilu dalam rangka mewujudkan Pemilihan umum (Pemilu) sebagai perwujudan sistem demokrasi, di Aula Paroki Menjalin, Kecamatan Menjalin, Kabupaten Landak, Provinsi Kalimantan Barat. Sabtu, (19/11/2022).

Sosialisasi ini di hadiri oleh Perwakilan Bawaslu RI, Ketua Bawaslu Landak, Camat Menjalin, Kapolsek Menjalin, Danramil Menjalin, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh Adat dan para tamu undangan lainnya, sedangkan peserta dari sosialisasi ini seluruh anggota BPD se-Kecamatan menjalin dan pemilih pemula siswa-siswi perwakilan SMA di kecamatan Menjalin.

Dalam kesempatan tersebut Cornelis juga berbagi hal secara teknis, pemanfaatan teknologi ITE agar bagaimana masyarakat dapat berperan secara partisipatif dalam pengawasan pemilu, dan bersinergi dengan Bawaslu dalam pemilu tahun 2024 nanti, dan menyampaikan program strategis, isu-isu krusial persiapan pemilu serentak 2024.

“Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman, pengetahuan dan pencerdasan dan upaya pencegahan yang dapat kita lakukan sebagai masyarakat umum untuk mencegah terjadinya pelanggaran Pemilu 2024, agar pemimpin yang telah di pilih benar-benar yang berkualitas, peduli terhadap rakyat,” ujar Cornelis.

Lebih lanjut Cornelis menyampaikan bahwa pemilu 2024 prosesnya telah berjalan, dan pemilihan umum harus dilaksanakan, karena Pemilihan Umum itu kita memilih pemimpin, baik itu legislatif maupun eksekutif.

“Sosialisasi ini bertujuan memberikan pencerahan dan pengetahuan yang lebih kepada masyarakat bagaimana kita bisa berperan serta, agar dapat memahami dan mengerti bagaimana proses pemilu tahun 2024 nanti, tugas kami sebagai Anggota DPR RI bersama pengawas pemilu dalam hal ini Bawaslu RI secara langsung memberikan pemahaman kepada masyarakat luas, agar tidak terjadi lagi pelanggaran-pelanggaran dalam pemilu” tukas Cornelis.

Cornelis juga mengatakan dengan ditambahnya ilmu pengetahuan kepada masyarakat dan pengawas pemilu, supaya nanti bisa melihat pemilu itu berjalan sesuai dengan aturan atau tidak. Apakah terjadi money politik atau tidak, bila terjadi pelanggaran-pelanggaran, nah untuk bisa melaporkan hal itu semua pengawas pemilu harus mempunyai dasar pembuktian yang kuat.

“Jadi yang kita harapkan yang datang menjadi peserta dalam sosialisasi ini bisa memberikan penjelasan pemahaman kepada masyarakat yang belum tau atau masyarakat yang bertanya, karena sudah dibekali dengan ilmu pengetahuan, dan bersama kita sukseskan pemilu 2024” tutup Cornelis.||Reforter:Eddy

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.