oleh

Polinema Gandeng Kemenkeu Satu Malang, Sinergi Pemberdayaan UMKM dan Desa

Malang-Transtv45.com || Politeknik Negeri Malang (Polinema) menggandeng Kementerian Keuangan Satu Malang (KPPBC Tipe Madya Cukai Malang, Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Malang/KPKNL dan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Malang/KPPN) menggelar Focus Group Discussion (FGD) pemberdayaan UMKM dan Desa, bertempat di Ruang Rapim Gedung AA Lantai 2 Polinema, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, Jumat (05/08/2022).

Direktur Polinema, Supriatna Adhisuwignjo pada kesempatan tersebut menyampaikan sambutan mengenai pentingnya kegiatan tersebut diselenggarakan. Yaitu dalam rangka penguatan pemberdayaan UMKM dan Desa secara komprehensif melalui kolaborasi lintas instansi di Malang Raya.

Kegiatan FGD tersebut dihadiri oleh para pemangku kepentingan mitra Polinema yang telah berjalan selama ini. Hadir pada kesempatan tersebut, Staf Ahli Walikota Malang Bidang Ekonomi dan Keuangan, M. Sailendra dan perwakilan Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Malang. Bersama Kepala KPKNL Malang, Asep Suryadi masing-masing menyampaikan upaya yang telah dilakukan dalam rangka pemberdayaan UMKM dan Desa.

Kepala KPPN Malang, Rintok Juhirman didampingi staf Seksi Bank, Ponco Widodo pada kesempatan tersebut menyampaikan alternatif pembiayaan bagi UMKM yaitu Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disalurkan oleh Perbankan dan Pembiayaan Ultra Mikro (UMi) oleh Lembaga Keuangan Bukan Bank.

Sementara alternatif pemasaran bagi UMKM yang telah diselenggarakan bersama Kemenkeu Satu Malang yaitu melalui Bimbingan Teknis aplikasi Marketplace Pemerintah, Pembukuan Sederhana, Pemasaran UMKM melalui lelang, Kemudahan Ekspor dan Insentif/kemudahan pajak bagi UMKM. Kegiatan tersebut diadakan di Aula lantai 1 Gedung Cagar Budaya KPPN Malang, salah satu ikon menarik bagi pemeharti budaya di Kota Malang beberapa waktu yang lalu.

Selanjutnya acara diskusi dipandu oleh Ayu Sulasari dari Polinema yang memberi kesempatan kepada seluruh peserta FGD yang hadir baik sebagai pelaku UMKM dan Desa maupun instansi terkait.

M. Akhlis Rizza dari Polinema pada kesempatan tersebut menyampaikan kegiatan yang telah dilaksanakan pendampingan kepada Desa Wringinsongo, Tulusbesar dan Duwet Kabupaten Malang, yang juga hadir pada kesempatan tersebut untuk menyampaikan harapannya ke depan.

Selain itu juga hadir dan memberikan masukan pada FGD tersebut dari Kamar Dagang dan Industri Kota Malang, Asosiasi Pengusaha MKM Karangploso, Rumah Pengusaha Malang Raya.
Pembantu Direktur IV Bidang Kerjasama dan Pengembangan Polinema, Ratih Indri Hapsari pada sesi akhir menyampaikan kesimpulan atas kegiatan FGD tersebut serta tindak lanjut keberlangsungan pendampingan UMKM dan Desa pada masa yang akan datang agar lebih berdaya guna.

Diharapkan dengan diadakannya kegiatan FGD oleh Polinema-Kemenkeu Satu Malang tersebut dapat lebih menguatkan kolaborasi pemberdayaan UMKM dan Desa agar lebih meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat.

IPUL PROBO

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed